Posted in master

MSc Course: Module 4. Introduction to NRM

Module 4 ini adalah module pertama yang merupakan bagian inti atau “course module” atau domain (saya ambil jurusan Natural Resources Management). Overall, module ini fun, cukup santai, menyenangkan namun sekaligus bikin kaget. Karena dari konsep awal course module dimana student sudah mulai harus mandiri (25%) dan sisa (75%)nya dari lecturer. Pada awal module sudah langsung group discussion untuk membahas konsep, definisi, terminology, case study dan sebagainya. Pemahaman atau understanding terhadap konsep dibangun dengan diskusi, diskusi dan diskusi. Eh ada games juga, namanya The Nuts Game. Seru, ya?😀

suasana group discussion tentang land use conflict. kalau lihat lambangnya, coba tebak kami mewakili siapa? ;)suasana group discussion tentang land use conflict. kalau lihat lambangnya, coba tebak kami mewakili siapa? ;)
suasana group discussion tentang land use conflict. coba tebak kami mewakili siapa?😉

1450130_10201123809517330_516496534_n

case study: dari persiapan: diskusi grup lagi) dan fieldwork
case study: dari persiapan: diskusi grup lagi) dan fieldwork. with my team mates🙂

Berikut topics of the module nya:

  1. Natural Resources
  2. Konsep Natural Resources Management
  3. Konsep Sustainability
  4. Konsep Ecological Footprint
  5. Actors and Objectives, konflik dalam NRM
  6. Statistik dasar untuk NRM: Descriptive & Inferential statistics
  7. Case study/work group: Land use conflict in East Twente. Between nature forest (conservationist), agriculture (farmer) and tourism activities (tourist).
My favourite part. statistic assignment, dan empat kandidat dengan presentasi terbaik. Alhamdulillah I became the first one dan dapat hadiah berupa satu set pena dan usb ITC dari dosen saya, bapak Valentijn. Dank je wel meneer! :D
My favourite part. statistic assignment, dan empat kandidat dengan presentasi terbaik. Alhamdulillah I became the first one dan dapat hadiah berupa satu set pena dan usb dari ITC. Dank je wel!😀

Untuk modul ini, komposisi nilai adalah 40% assignment dan 60% exam. Bagian yang menarik bagi saya adalah assignment: case study. Ada sesi fieldwork dimana kami dibawa ke lapangan ke beberapa lokasi yang punya potensi konflik dalam manajemen sumber daya alam (lokasi tersebut kami tentukan pada tahap persiapan melalui peta konflik). Sebelum ke lapangan kami sudah harus menganalisis masalah, menyiapkan peta konflik, membagi tugas dan melakukan persiapan. Waktu di lapangan juga kami dibagi menjadi dua kelompok besar, setiap kelompok ada representasi tiga stakeholder: conservationist, farmer dan tourist. Saya masuk kelompok mana? Tourist tentu saja😉

suasana di kota santri fieldwork, interview dengan pihak conservationist and farmer
fieldwork time, termasuk interview dengan pihak conservationist and farmer

Selain itu, ada kisah saya menjelang exam. BIasa penyakit mahasiswa suka cemas mendadak sebelum exam, maka saya dan beberapa teman setiap sore sehabis kuliah selalu menyempatkan untuk “tukar ingatan” dan kami mengulas materi (topic) kuliah satu demi satu. Pada sore sebelum ujian esok harinya, bertemu kami dengan course director nya NRM. Bapak Michael Weir namanya, sudah senior alias sepuh banget. Begitu melihat saya beliau berpesan, “You! Go home and have rest. Sleep. It’s better to go home and sleep tonight, then come back here tomorrow morning with clear mind. You’ve joined the course every day, believe me, you will be able to do it. Don’t worry, there will be no problem.”

Jadi saya (nekat) mengikuti pesan beliau. Pulanglah saya, istirahat malam itu instead of begadang baca materi semalaman. Dan saya shock melihat hasilnya. I got 93 for my exam! Unbelievable. Dari sini, saya mulai berubah mindset. Dan saya mulai mengerti perbedaan antara “to understand” dengan “to know”. Dan saya sangat menikmati proses dan hasilnya😀

Here is some madness during the fieldwork. Enjoy!😉

madness. how i love my friends ;)
madness. how i love my friends😉
Lunchplace yang unyu dan imut2. Temanya Dutch lunch. Jadi cukup teh/kopi dengan semangkuk tomato soup dan broodjes alias roti. Surprisingly enak dan kenyang :D
Lunchplace yang unyu dan imut2 bertema Dutch lunch. Berarti minuman hangat (teh atau kopi) dengan semangkuk tomato soup dan broodjes alias roti. Surprisingly enak dan (cukup) bikin kenyang😀
the sightseeing
the sightseeing
my best people ;)
my best people😉

Photo credits to: Yannan Shi, Xuan Jiang and my NRM-GEM 2013-2015 classmates

Author:

🇮🇩 in 🇳🇱 • wife&mom 👪 • parent teacher 🏫 • seasonal shopaholic 👜👠 • bookworm 📖 • dramafreak 🎬• bigeater 🍝🍣🍰 • aspiring blogger 📝

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s