Posted in master

MSc Course: Module 6. Geo-Information for NRM

Menginjak akhir Januari 2014, perkuliahan memasuki module ketiga dalam course module yakni mengenai Geo-information untuk pengelolaan sumber daya alam. Apaan tuh? Saya juga nggak ngerti kalo suruh jelasin modulnya. #ditampar๐Ÿ˜† Fokus modul ini adalah memahami kebutuhan informasi dan data, serta isu tentang kualitas dan standarisasi data, serta manajemen database untuk analisis dan membangun scenario dalam natural system.

Module ini berisi topic sebagai berikut:

  1. Identifying Problem
  2. System analysis diagram
  3. Information Requirements
  4. Use Case Diagrams: users
  5. Data Needs

Case Study: Goaso (Ghana) Information System.

Kalau mencoba berpikir secara general, pada module 4 student diberi pengantar tentang pengelolaan sumber daya alam, dilanjutkan dengan berpikir konseptual tentang sistem (apa dan bagaimana) dan permasalahan dalam sistem. Dilanjutkan dengan manajemen database dan memahami kebutuhan akan data dan informasi untuk menjawab permasalahan yang belum terjawab dalam konsep. Ini memang menjadi dasar kita dalam kerangka berpikir research. Sebetulnya bagus juga ya struktur pembelajarannya. *baru-sadar*๐Ÿ˜†

Komposisi dalam module ini adalah exam sebesar 60% dan case study 40%. Nilai exam saya alhamdulillah memuaskan, yakni 83. Materinya juga tak begitu sulit dicerna. Tapi nilai case study lah yang pas-pasan di range pass. Cukup bikin kecewa, makanya overall module ini memang gampang-gampang susye. Justru disini saya rasakan, walaupun kuliah terasa lebih mudah pada tahap course module ini, tapi (mungkin) level kesulitan module nya yang semakin lama semakin meningkat. Jadi nilai pun berada di range yang.. segitu-gitu aja.

Yang justru menarik adalah diskusi saya dengan beberapa lecturer disini. Karena mindset orang disini berbeda. They think (and say) that when you pass, you pass. Congratulations. Donโ€™t mind the marks. Lain banget ya dengan kita yang kuliah di Indo dan mindset “nilai-bagus-kalo-bisa-cumlaude” itu penting. Makanya lulusan luar negeri nilainya perlu dikonversi khusus, ya bok. Karena untuk mencapai passing grade (yang CUMA 60) itu SUSAHNYA MINTA AMPUN. Disini nilai 70an itu sudah luar biasa. NIlai 80 itu mendekati dewa. Kalau sampai 90, berarti otaknya bener-bener encer mungkin sampe netes-netes kuping๐Ÿ˜†

So, pelajaran moral hari ini ย adalah be happy and proud when you pass! Camkan baik-baik bahwa,ย target utama adalah lulus dan nilai berapapun itu bonus. Sukses ya, semuanya!๐Ÿ˜€

Author:

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ in ๐Ÿ‡ณ๐Ÿ‡ฑ โ€ข wife&mom ๐Ÿ‘ช โ€ข parent teacher ๐Ÿซ โ€ข seasonal shopaholic ๐Ÿ‘œ๐Ÿ‘  โ€ข bookworm ๐Ÿ“– โ€ข dramafreak ๐ŸŽฌโ€ข bigeater ๐Ÿ๐Ÿฃ๐Ÿฐ โ€ข aspiring blogger ๐Ÿ“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s