Posted in Bapak Ibu, cerita hari ini, me

merasa cukup

Tiga minggu saya ditemani bapak-ibu mertua yang datang jauh-jauh dari Indonesia khusus untuk menengok anak cucunya. Selama mereka disini saya banyak berdiskusi alias curhat tentang apa saja. Saya kenal mereka sejak pertama kali suami (waktu itu pacar) mengajak saya kerumahnya untuk kenalan dengan Bapak dan Ibu. 04 April 1999. sekitar 17 tahun yang lalu. Saya mengenal mereka dan begitupula sebaliknya, dengan sangat baik, menganggap mereka sebagai orang tua saya sendiri sudah sejak lama. Mereka ikut mendidik dan menjadikan saya sebagaimana sekarang ini, dan saya menghormati dan menyayangi mereka sebagaimana orang tua kandung saya.

Anyway.

Curhat saya ke Bapak-Ibu adalah tentang perjuangan saya selama ini (halah). Apa yang saya lalui semasa kecil, semasa pacaran dengan suami, semasa kuliah, dan sebagainya. Orang tua saya tentu saja masih 100% menanggung hidup saya. Cuman kalau saya pingin sesuatu, biasanya gak langsung dikabulkan sama Bapak-Ibu (karena kondisi). Tapi dasar saya ambekan anaknya, jadi sekali minta gak dikasih, trus gak selera minta lagi. Gak usah, kata saya. Benernyaย tetep pengen, cuman gengsi mo minta lagi.๐Ÿ˜† Jadilah sejak itu ketika saya menginginkan sesuatu, saya biasa putar otak untuk cari uang agar bisa beli sendiri.

Ketika kuliah pun begitu, apalagi setelah Bapak pensiun, saya benar-benar tidak minta uang selain yang diberikan oleh ortu saya. Ceritanya kerja part-time, gitu, apa aja. Untuk mengatasi pengeluaran tambahan seperti biaya lab, beli hp, beli komputer, penelitian tugas akhir, wisuda, atau pengeluaran harian macam fotokopi, beli kado buat teman, jajan dll. Suami saya pun bilang saya orangnya boros. Kalo sama keluarga, teman, saya loyal sekali. Padahal saya nggak punya sebanyak itu. Saya bilang ke suami dan ortu, saya merasa cukup. Saya nggak punya banyak, itu betul, tapi saya merasa cukup, bahkan kadang berlebih dengan apa yang saya punya. Dan saya merasa bahagia ketika saya memberikan sesuatu dan orang lain berbahagia dengan pemberian saya. Ikhlas saya, tanpa ekspektasi hutang budi atau minta balasan.

Terutama untuk orang tua. Saya berpikir bahwa, saya bisa mandiri secara finansial sejak usia 25. Saya punya kesempatan untuk -katakanlah- gantian “menyenangkan” ortu saya sejak usia 25. Saya berharap saya bisa membalas (walaupun nggak mungkin) kasih sayang mereka sebanyak -atau lebih- waktu yang mereka habiskan untuk membesarkan saya. Ini kesempatan saya membahagiakan orang tua saya, kata saya. I don’t mind spending everything I have for them. Karena jauh di dalam hati, saya meyakini, saya merasaย cukup, saya selalu punya lebih (walau orang lain memandang saya nggak punya banyak :D).

Selama 3 minggu saya punya kesempatan untuk ngobrol semacam ini dengan mertua saya. And I feel like, finally now they know me well. Ibu mertua bilang, saya nggak tau ternyata selama ini kamu melalui hal seperti ini. Beliau mengira saya baik-baik saja. macam anak ragil manja, begituh๐Ÿ˜† Bapak mertua saya juga cuma terdiam, tapi saya bisa merasakan beliau “merasakan” perjuangan saya. Dan saya sangat menikmati waktu kebersamaan dengan mereka.

Pagi ini, saya nangis, ketika turun ke dapur dan mendapati saya sendirian. Biasanya Ibu mertua sudah bangun, beresin cucian dapur, masak nasi, bikin teh. Saya selalu keduluan. Jadi ketika masak menyiapkan sarapan, selalu berdua dengan Ibu, sambil ngobrol tentang betapa dinginnya winter di Belanda. I really miss them, already.

Jadi nangis lagi deh.

Udah ah. Ini sekedar another posting nyampah, mo buang unek-unek di kepala. Sekarang saatnya back to thesis work. Kembali ke kenyataan.๐Ÿ˜€

Author:

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ in ๐Ÿ‡ณ๐Ÿ‡ฑ โ€ข wife&mom ๐Ÿ‘ช โ€ข parent teacher ๐Ÿซ โ€ข seasonal shopaholic ๐Ÿ‘œ๐Ÿ‘  โ€ข bookworm ๐Ÿ“– โ€ข dramafreak ๐ŸŽฌโ€ข bigeater ๐Ÿ๐Ÿฃ๐Ÿฐ โ€ข aspiring blogger ๐Ÿ“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s