Posted in Germany, Hamburg, master, pasca master

Pasca Master: Undangan menjadi Guest Lecture di Hamburg Uni, Germany

Hoy, allemaal! Lama kali tak nulis di blog ini yah. Gegara saat ini sudah di Indo lagi, dalam rangka mengurus beberapa hal, namun cencunya the most important adalah untuk mudik lebaran!!😆

Kemaren sempat ada yang nanya *ehm* kesibukan pasca kuliah. Jadi, waktu thesis defense saya sudah diberitahu bahwa ada satu kampus yang tertarik dengan tema riset saya. Kata beliau dari Hamburg University. Mana pula itu? Setelah browsing ternyata di Jerman *katrok*

Singkat cerita, tanggal 09 Juni 2015 saya diundang untuk menjadi guest lecture dengan tema sustainable campus. Jadi, sehari sebelumnya, saya berangkat sama -mantan-pembimbing thesis saya, dr. Van Duren. Kami milih untuk berkendara dengan mobilnya (dia juga yang nyetir loh :lol: ). Dan supervisor saya ini orangnya hemat down to earth banget. Milih naik mobil aja karena diitung-itung lebih murah per km nya daripada kami naik kereta berdua. Nginepnya milih di hotel B&B aja. Makan di jalan, saya ditanyai dulu sih, kalo makan di jalan gapapa kan ga harus di resto. Saya bilang, yaelah buk saya mah mahasiswa, makan kalo ga patat ya kebab juga udah kenyang! Pokonya ga masalah😆😆😆

Lanjut!

Berangkat kami hari Senin pagi tanggal 08 Juni 2015 jam 10.30. Sebelumnya saya jalan aja ke rumah dosen saya karena jarak rumah kami hanya 450 meter😀 Lama perjalanan sekitar 3 jam, seperti biasa, no traffic, dan ditengah perjalanan kami sempat mampir di kafe yang mayan gede di petrol station Jerman. Makan kue. Saya ambil mandarin cheese cake dan si ibuk milih apple pie gitu. Sambil ngupi-ngupi cantik ceritanya. Dan dibayarin loh, padahal saya dah siap bayar sendiri karena dah ngerti tabiat orang Belande. Ternyata baik juga nih si ibuk.

Trus kami jalan lagi sampai di hotelnya sekitar jam 2, pas udah bisa check in. Hotel yang saya pake adalah B&B Harburg-Hamburg. Karena kamar penuh, saya dikasih kamar tripel yang bed-nya tiga. Harga hotelnya biasa, sekitar 80 euro (untuk kamar triple ini murce ya). Kami zanzian untuk naro tas di kamar dan ketemu lagi di lobby setengah jam kemudian. Tujuannya mau keliling a la turis di sekitar kota dan pelabuhan Hamburg. Di lobby, resepsionisnya ngerumpi sama ibu supervisor saya pake bahasa Jerman. Kami dikasih tau lokasi stasiun terdekat, kira-kira jalan kaki 15 menitan lah. Trus beli tiket dan naik kereta ke tempat tujuan.

hamburg3
kamar hotel saya di B&B Harburg, Hamburg

Di tengah jalan saya lihat gedung-gedung tinggi sudah lewat. Kayaknya centrum-nya, deh. Pikir saya waktu itu. Pas saya bilang ke si ibuk, dia jelasin kalo kita ke pelabuhannya aja. Ya udah diem kan saya. Ternyata beneran kelewat stasiun gedenya.😆 Trus balik lagi kami ke Hauptbanhof untuk cari kereta selanjutnya yang ke arah harbor.

Sesiangan itu diisi jalan-jalan santai, foto-foto dan nyobain kuliner sepanjang jalan. Saya beli croissant keju seharga 2 euro (atau kurang ya, lupa) yang gedenya alamakjaan. Namun ternyata enak sekalih! Sebagaimana croissant hangat yang bagian luarnya kremes kremes dan bagian dalamnya moist lembut karena keju leleh didalamnya. *jadilaper* Trus si ibuk pesen sandwich bradwurst yang isinya sosis daging (jangan nanya daging apaan ya)😀 yang panjangnya sekitar 20cm-an. Gede banget. Kami jalan lagi, sempat berhenti minum kopi (saya) dan prosecco stroberi (si ibuk).

Lalu kami jalan ke arah zentrum, rencananya mo balik ke stasiun lagi (karena makan waktu 30 menit sampe hotel, dan kami sudah janjian dinner jam 19.00 malam). Kotanya cantik, ya, Hamburg ini. Banyak gedung tua yang dipertahankan bentuknya dan jadi toko-toko baju modern. Ada satu gedung keren bingit yang ternyata kantor polisi. Kata si ibuk gedung-gedung lawas itu khas beratap hijau kebiruan karena dilapis krom (inget warna kalium dikromat yang khas itu ga?😉 ). Overall, kotanya gede, resik, banyak makanan enak. Seru kayanya kalo kapan-kapan main kemarih lagi.

hamburg hamburg2

Malamnya kami diundang dinner sama profesor dari Hamburg. Jalan kaki sekitar 10 menitan dari hotel. Di resto Momentodi yang jendelanya menghadap langsung ke sungai. (Jangan bayangin Sungainya macam Code, ya mang.) Sungainya bersih dan restonya romantis abis. Yang pertama ditawarin mo minum apa, dan kedua orang itu pesan wine (iyalah) dan untuk saya tentu cukup dengan… air putih. Yang plain.😆 Trus datang sekeranjang kecil roti beserta keju dan olive. Setelah itu disajikan cangkir mini (segede sloki) berisi sup tomat. Trus gimana makannya? Ya langsung tenggak aja ternyata. Sup tomatnya enak, bikin hangat badan. Ik suka.

Karena udah diwanti-wanti bahwa porsi makannya gede, maka kami skip appetizer. Langsung ke main course. Saya pesan spaghetti udang. Si ibuk pesan asparagus something. Si profesor seafood something. Dan ternyata yang mencengangkan memang porsinya, rasanya cukup buat bertiga. Padahal harganya juga biasa aja, gak gitu mahal. Dan yang lebih kaget lagi, meski nyerocos terus, kedua rekan saya ternyata kalo makan cepet banget! Saya mo ikutan cepet udah kenyang men, tapi karena ga mau nyisain makanan (yang juga kami bahas sebelumnya) maka saya paksain telen. Huuu. Tapi enak banget ko emang.

Trus dessert. Saya dah bilang saya skip aja, minta teh hangat. Eh dipaksa. Akhirnya pesan tiramisu. Tapi (untungnya) si mas pelayan bilang ke saya, you don’t mind alcohol? Ternyata di tiramisu ada rhum-nya gitu. Jadi akhirnya berdasarkan petunjuk si mas pelayan, saya pilih vanilla creme-brulee. Yang enak banget. Tapi lagi-lagi butuh waktu lama buat ngabisin. Super kenyang. Sampe leher rasanya.😆😆😆

Pelajaran pertama di Jerman: Tanya dulu porsi makanan sebelum pesan. Karena biasanya porsinya gede (bagi saya) cukup buat berdua.

Pelajaran kedua di Jerman: Cari informasi rute sebelum berangkat biar ga cengok di jalan. Atau stasiun mana.

Terus balik ke hotel, akhirnya istirahat! Oia, hotel B&B di Jerman ini ga pake kunci. Di pintu ada serangkaian nomor dan kita tinggal masukin pin yang dikasih dari reception. Praktis ya, ga perlu kuatir kalo kita ngilangin kunci hotel. Hotelnya juga bersih, lumayan baru. Esok paginya, saya sarapan disini. Daripada nyari keluar pagipagi. Sarapan ala Dutch gitu lah, yang berarti setangkup broodjes pake keju (dan selai) dan kopi/teh/jus.

Trus kami dijemput sama si profesornya, setelah check out. Barang-barang ditaruh di mobil dan mobilnya ditinggal aja gitu di hotel. Ntar kelar baru diambil lagi rencananya. Dan ternyata si profesor koboi banget nyetirnya. Dan naik mobilnya yang 100% electric car *pengalamanpertama* Cuma sekitar 10 menit ke kampus, tapiiiii tempat parkirnya, mak. Ada di bawah tanah, dan dulunya barak atau kamp tentara gitu. *spooky*

Kami dibawa ke ruangan, sudah ada sekitar 50 orang mahasiswa. Masih cipik-cipik karena anak bachelor. Si ibuk memulai dengan presentasinya tentang remote sensing. Pertamanya sih asik, lama kelamaan ikut bosen juga dengernya *hush* Lalu tiba giliran saya. Di awal perkenalan saya udah ngelempar joke, “how are you?” Mereka tersenyum bilang fine. Trus saya bilang lagi, “Sure? It’s summer now. It’s not too late to run outside” dan sukses ketawalah mereka.

Overall, alhamdulillah presentasi saya lancar. Ada beberapa pertanyaan dan feedback bagus dari para mahasiswa. Habis itu kami masih diskusi bentar tentang tema riset ini sambil keliling lihat kampus Hamburg. Trus makan siang di kantin. Yang jauh lebih gede dan lebih bervariasi dari kantin kampus. Makanan hangat templatenya aja ada 5 macam, saya pilih ravioli saus tomat ditaburi rucola salad dan keju parut. Minum jus mangga. Dan habis sekitar 4 euro doang😀 *amazed* Porsinya, jangan ditanya. Banyak.

Habis itu saya pulang deh sama si ibuk. Sempet istirahat bentar di jalan, kali ini cari minuman seger doang. Dan ditraktir lagi. Perjalanan pulang juga lancar jaya. Begitulah pengalaman pertama saya menjadi guest lecture di Hamburg, Jerman. Semoga ada kali lainnya ya.

hamb
Hamburg Universiteit (TUHH) Germany, June 2015

Sukses selalu, pretty people. Auf Wiedersehen!

Author:

🇮🇩 in 🇳🇱 • wife&mom 👪 • parent teacher 🏫 • seasonal shopaholic 👜👠 • bookworm 📖 • dramafreak 🎬• bigeater 🍝🍣🍰 • aspiring blogger 📝

2 thoughts on “Pasca Master: Undangan menjadi Guest Lecture di Hamburg Uni, Germany

  1. Aamiin Mbak untuk “semoga ada lain kalinya”🙂 Btw selamat mudik Mbak, selamat berlebaran bersama keluarga besar, n sekalian mohon maaf lahir batin jg ya Mbak..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s