Posted in Demak, family, Jogja, travel stories

Cerita Lebaran Day 2. Menuju Demak Kota Wali

Desa kelahiran Bapak mertua saya, berada di perbatasan antara kota Demak dan Kudus. Saya sudah packing sejak berhari-hari sebelumnya (iyee emang penyakit nih๐Ÿ˜† ). Bangun, mandi, sarapan trus loading koper2. Sebelumnya ambil pesanan kue tart ulang tahun Bapak mertua di Jasmine cakery. Saya suka karena Jasmine ini tetap buka di hari lebaran, dan bisa dipesan cake dan tart nya. Sesuai hasil konsultasi dengan mbak-mbak Jasmine, tart yang awet dibawa selama perjalanan adalah black forest nya, dan karena keluarga besar nanti ngumpul, maka saya pesan tart kotak ukuran 30×30 cm, yang cukup buat ber-50. Biar mantep sekalian. Harganya sekitar 300k IDR, lumayan ya๐Ÿ˜€

Pictures
Source: website Jasmine

Mulai jalan dari Jogja jam 11:00 dan relatif lancar. Kami terbagi dua rombongan, ada saya, suami, anak, adik ipar dan suaminya (yang nyetir). Berhenti isi bensin dan ke toilet. Bekal sudah disiapkan ibu mertua, berupa sushi Indonesia alias arem-arem isi sambal goreng udang. Enak bingit, saya syukaa.๐Ÿ˜€ Saya juga membawa air mineral berbotol-botol, persiapan kalau-kalau macet di jalan. Camilan buat si bocah dan mainan yang saya taruh di semacam car organizer dari Ikea dan saya gantungin di belakang kursi supir. Isinya Ipad, buku gambar, spidol, playdoh, mobil2an, buku cerita dll. Sepeda si bocah juga dibawa di bagasi belakang.

Saya banyak ngobrol sama adik ipar di kursi belakang. Trus si bocah mulai agak rewel, Iโ€™m not feeling well, katanya. Yang celananya ketat lah. Perutnya ga enak lah. Semacam tanda-tanda mabuk perjalanan. Akhirnya kita bilang ke rombongan sebelah kalo kita mo berhenti di salah satu restoran. Si ayah makan soto, yang nyetir istirahat, dan si bocah dikasih teh anget trus main ayunan dan ceria lagi. Pun sempat bobo di jalan, jadi langsung dikebut deh.

Nyampe di tempat tujuan sekitar jam 16:00, Alhamdulillah. Panasnya juga luar biasa. Begitu dateng langsung mandi bilas, ganti pakaian yang nyaman. Unpack bawaan, bagi-bagi oleh-oleh. Habis itu potong kue ultah Bapak mertua, sekalian kami anniversary yang ke-6. Dinner malam itu adalah lontong (khas) segede paha (yang unbelievably lembut dan gurih) dan lauknya opor ayam kampung beserta sambal goreng udang. *surga*ย Alhamdulillah.๐Ÿ˜€

demak-kota-wali
Source: google

Oia, ini list bawaan saya: *emangsapajugayangmobaca*๐Ÿ˜†

1. Koper bocah (ukuran cabin) Baju ganti terutama kaos setali yang tipis (biar si bocah nyaman & gak gerah) dan celana pendek 5 stel, piyama lengan panjang buat tidur 2 stel, kaos tipis buat pergi 2, celana panjang ekstra 1 dll.
2. Koper bersama (ukuran cabin) Baju ganti saya dan suami.
3. Backpack Obat (paracetamol, betadine, plester, caladine lotion, dll). Toilettries. Make up. Baju ganti anak satu stel (buat jaga-jaga).
4. Esensial Manicure set (krn ada pemotong kuku dan gunting kecil serbagunah), kipas angin ukuran sedang(disana panas!), raket nyamuk (penting!), satu car organizer isi mainan anak.
5. Tas tangan Dompet, hp, ipad, chargers
6. Tas kresek Makanan, cemilan dan minuman (botol Aqua dan minuman dingin) buat bekal di jalan
7. Oleh-oleh Roti kering, coklat & keju dari Belanda, roti tart ulang tahun. Buah-buahanย  seperti papaya, melon, semangka (buat dimakan barengan, seger banget setelah berhari-hari makan serba santan!)

Author:

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ in ๐Ÿ‡ณ๐Ÿ‡ฑ โ€ข wife&mom ๐Ÿ‘ช โ€ข parent teacher ๐Ÿซ โ€ข seasonal shopaholic ๐Ÿ‘œ๐Ÿ‘  โ€ข bookworm ๐Ÿ“– โ€ข dramafreak ๐ŸŽฌโ€ข bigeater ๐Ÿ๐Ÿฃ๐Ÿฐ โ€ข aspiring blogger ๐Ÿ“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s