Posted in Amsterdam, anak, hidup di belanda

NEMO The Museum of Science, Amsterdam :)

โ„˜

Heyho! Apa kabar temans, alles goed?๐Ÿ˜‰

Kali ini saya mau share lagi, yang saking banyaknya yang mau diceritain jadi saya konslet mau mulai dari mana. I will share the most exciting part first. Jadi dua minggu ini (25 April – 08 Mei 2016) sekolah anak saya libur. Sedangkan suami saya tetap kerja, karena (hampir selalu) setiap libur malah beliau ada meeting sama supervisornya, atau lagi in the mood of writing his paper, dan lain-lain, jadilah selama kami disini jarang banget kami main yang agak jauhan.

Tapi tak mengapa. Main dekat-dekat sinipun masih itungannya keliling Eropa, kan ya?

*diblebekin-ke-North-Sea*

๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

Jadi. Pekan kemarin ternyata ada Museum Week di Amsterdam, dan semua museum dibuka free alias gak perlu bayar. Hamdalah! Tau kan ya biaya masuk museum keren-keren itu setidaknya โ‚ฌ15 p.p. jadi kalo dikali tiga sama dengan mehong. Kebetulan banget ada satu tempat yang kami incar, namanya Nemo the Museum of Science di Amsterdam yang katanya bagus banget buat anak kecil belajar sains (kalo di Jogja semacam Taman Pintar atau Eco Green Park-nya Malang gitu deh) dan karena si cebong seneng banget sama sains dan experiments, maka kami bawalah si bocah kemari.

Udah diperingatkan diinformasikan dari teman-teman, museum ini ramai luar biasa. Tambahan lagi gratis gitu, kebayang lah bakal kayak apa. Jadi kami berangkatnya pagi-pagi alias mruput, jam 08.16 cus dari Enschede. Pakai groupticket yang bayarnyaย โ‚ฌ7 p.p. dan railrunner buat si bocahย โ‚ฌ2.5. Mayan hemat kan ya.

Begitu sampai di lokasi (jalan kaki sekitar 1.2 km dari stasiun Amsterdam centraal) maka kami langsung masuk ke museumnya, dan dibagiin pamlet sama mbak-mbak penjaganya. Bok, ada lima lantai disini. Kami langsung naik ke lantai 1, disana disambut main bubbles gelembung raksasa gitu. Si bocah langsung happy.

Masih di area yang sama, si bocah juga belajar magnetic dan electricity. Di gambar kiri itu dia lagi muter tuasnya biar lampu kecilnya bisa nyala. Disitu saya jelaskan lagi konsep energy dan electricity. Selain itu ada juga bola melayang, dan lagi-lagi saya jadi mudah menjelaskan tentang udara dan tekanan udara. From a very simple idea, they put all these fun games into learning. Luar biasa.

Di sebelahnya lagi ada konsep warna dengan menggunakan cahaya. Warna primer dan turunannya. Trus konsep 3D juga.

Ini juga menarik. Ada taliย dengan satu, dua dan tiga katrol diatasnya. (Eh bener gak sih katrol namanya?) Trus anak-anak bisa mencoba menghela dirinya *halah bahasanya* pakai satu katrol yang pertama (tali merah). Si bocah mencoba, dan nggak naik. Berat, mommy, katanya. Trus coba dengan dua katrol (tali biru), kali ini naik lumayan tinggi. Dan terakhir dengan tiga katrol (tali hijau), kali ini dia bisa naik dengan mudah. Dan kali ini si ayah yang menjelaskan konsep katrolnya. Fiuhh. Saya lega. Karena suami saya lebih jagoan fisikanya daripada saya๐Ÿ˜€

Trus ada pertunjukan gitu, tentang chain reaction. Walaupun mbak petugasnya ngomong pakai boso londo, anak saya dong dengan PD-nya tunjuk tangan. Dan ketika dikasih kesempatan, langsung nyamber mic-nya si mbak dan nyerocos pake bahasa Inggris. Sukses bikin ketawa para bule-bule itu.ย Hihihi.๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†

Setelah lihat pertunjukannya, kami ke area workshop. Karena saya dan suami lapar, maka kami di lantai 1 makan siang. Si bocah udah ngemil sushi selama di kereta, jadinya langsung turun dan bikin kapal-kapalan.

Lalu kami nyusul ke bawah. Eh, saya nemu ada yang lucu di bagian tengah. Jadi pengunjung dikasih secarik kertas untuk digambari. Terus, kita bisa foto denganย latar belakang gambar kita masing-masing! Masnya pakai layar hijau kayak buat syuting-syuting gitu deh. Trus hasilnya kita download dari fb nya mereka sehari kemudian. Keren ya. Ini dia hasil karya kami bertiga.๐Ÿ˜€

Ada satu bagian lagi, workshop untuk membuat kincir angin pakai gelas kertas. Trus dicobain satu-satu. Punya saya? Alhamdulillah sukses, muter kenceng banget padahal desainnya simpel dan gak menyisakan sampah sisa gelas. Dipuji mooi sama yang jaga dan semua yang lihat๐Ÿ˜‰

Trus udahan? Belum, masih tiga lantai lagi! Hoho. Tapi segini aja cerita saya, kalo penasaran datang aja ke Nemo-nya langsung! Yang punya anak-anak juga, tempat ini recommended buat mereka senang-senang sambil belajar tentang science.ย Di luar museum juga si bocah masih disediakan mainan gelembung sabun extra gede, dan dia gembira banget. Wis main seharian pokoknya si cebong.

 

Ini sekedar foto-foto diluar Nemo. Enjoy your holiday, everyone!๐Ÿ˜€

 

 

Author:

๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ in ๐Ÿ‡ณ๐Ÿ‡ฑ โ€ข wife&mom ๐Ÿ‘ช โ€ข parent teacher ๐Ÿซ โ€ข seasonal shopaholic ๐Ÿ‘œ๐Ÿ‘  โ€ข bookworm ๐Ÿ“– โ€ข dramafreak ๐ŸŽฌโ€ข bigeater ๐Ÿ๐Ÿฃ๐Ÿฐ โ€ข aspiring blogger ๐Ÿ“

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s